Minggu, 24 April 2011

Qonaah

SALAH satu sebab yang membuat hidup ini tidak tentram adalah terpedayanya diri oleh kecintaan kepada harta dan dunia. Orang yang terpedaya harta akan senantiasa merasa tidak cukup dengan apa yang dimilikinya. Akibatnya, dalam dirinya lahir sikap-sikap yang mencerminkan bahwa ia sangat jauh dari rasa syukur kepada Allah Sang Maha Pemberi rezeki.

Kamis, 21 April 2011

Ketika Hati Membeku



Pernah nggak kita merenung?, sudah berapa kali kita pernah menangis karena takut pada Alloh Subhanahu wa Ta’ala, merasa ngeri ketika ingat nerakanya atau terkenang dengan bertumpuk-tumpuknya dosa yang pernah kita lakukan? Sudah berapa kali shalat yang kita kerjakan begitu kita nikmati karena kita bisa merenungi makna-makna ayat-ayat Al-Qur’an yang kita baca?……….
Itu tentu sangat sulit!……. mungkin seperti itu jawaban sebagian dari kita. Pernah nggak kita berfikir apa yang menjadi sebab hal itu. Penyebabnya nggak lain adalah bekunya hati kita yang menyebabkan kita sulit untuk menangis serta tidak bisa khusuk dalam shalat. Berikut ini adalah beberapa penyebab kebekuan hati yang kita alami. Sehingga kalau kita sudah mengetahui penyebabnya, kita bisa menterapi hati kita yang sudah terlanjur cool banget. 

Rabu, 20 April 2011

Untuk Renungan Diri (Muhasyabah)


Muhasabah (renungan diri) 
Disarikan dari  kitab ( Ibnul Jauzy )

1. Wahai tawanan dunia, budak nafsu, tempat segala dosa, gudang semua kesalahan, ingat apa yang telah engkau lakukan, waspada dan takutlah terhadap Tuhanmu yang mengetahui hatimu lalu ia tak memperdulikanmu. Engkau akan diusir dari hadapan-Nya, dijauhkan dari sisi-Nya dan dihalangi menemui para kekasih-Nya. Hingga engkau tidak mendapatkan perhatian dan terkungkung oleh kerugian.

Dunia yang Mengasikkan

Dan tidaklah kehidupan dunia, kecuali senda gurau dan bermain-main, padahal sesungguhnya akhirotlah merupakan kehidupan yang sebenarnya, kalau mereka mau mengetahui.” (AL-Qur-an; 29:64).
Dunia ibarat bayangan yang makin dikejar makin jauh dan menjauhi kebenaran. Lazimnya bayangan tidak menunjukan keadaan sebenarnya, bahkan bayangan untuk menyembunyikan kebenaran.

Senin, 18 April 2011

Hati yang jernih

Di dalam diri manusia ada segumpal darah yang sangat berpotensi menentukan jati diri manusia itu sendiri. Jika ia jernih, ia akan memandu lisan untuk berucap dengan butiran-butiran kata yang lembut. Jika ia keruh, ia akan memaksa lisan untuk mengeluarkan kata-kata terburuk yang dia miliki. Dia adalah qolb (hati). Hati adalah anugerah yang sangat besar bagi manusia.

Bi Rosulillah

Rasulullah SAW..!, sudah semestinyalah batin ini bergetar kala nama itu disebut. Getaran itu sempat terasa namun sekejap, kemudian hilang dan larut dalam lautan duniawi, raib ditelan hingar-bingar musik dan suara televisi. Sungguh malu aku sebagai umatMu.

Hakikat Cinta

Cinta merupakan  cetak-biru penciptaan manusia dan alam semesta beserta seluruh isinya. Dua nama Tuhan, Ar-Rahman dan ar-Rahim, yang keduanya mengacu pada makna cinta atau kasih sayang, merangkum makna seluruh nama agung-Nya (asmaul husna). DijadikanNya sebagai pola dasar penciptaan alam dan segenap makhluk.